24 Mei 2020

Berapa Modal Minimal Dipasar Forex Agar Bisa Trading dengan Baik?


Pasar keuangan belakangan ini makin banyak diminati oleh banyak orang karena memiliki potensi meningkatkan nilai kekayaan yang sangat besar sekali. Dan juga berbagai instrument semakin banyak ragamnya dan semakin mudah juga dilakukan oleh semua orang.

berapa modal untuk trading di forex
Contohnya di pasar forex. Dulu, jika kita ingin transaksi di pasar forex dibutuhkan modal yang sangat besar dan belum semudah sekarang yang bisa kita lakukan melalui broker, istilahnya online trading. Bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja dan tentunya dengan modal yang “sangat” kecil.

Tentu bagi siapa saja yang memilih forex sebagai instrumen investasi, pasti bertanya-tanya berapasih modal yang dibutuhkan untuk bisa trading di pasar foreign exchange? Bagaimana caranya? Apa yang harus dilakukan pertama kali?

Pada kali ini, kita akan berfokus pada berapa minimal modal awal yang harus disediakan untuk bisa trading forex dengan baik dan relatif aman.

Ingat ya, trading forex dengan baik dan relatif aman. Tentu saya tidak akan menjawab modal berapapun bisa karena akan membuat bapak/ibu bingung.

Trading diforex berkaitan erat dengan probabilitas dan management risiko. Trading forex penuh dengan ketidakpastian, sehingga dibutuhkan management yang baik jika ingin sukses. Untuk pemula, seperti saya dan “mungkin” bpk/ibu, sebaiknya jangan merisikokan dana lebih dari 3% terhadap ekuiti ( modal ). Baik itu hanya satu transaksi, sampai beberapa transaksi yang terbuka.

Misalkan kita memiliki modal 100 usd. Berarti, seluruh transaksi terbuka risikonya jangan melebihi 3 usd ( 100 usd x 3% = 3 usd ).

Jika sudah memiliki transaksi terbuka dipair EURUSD dengan risiko ( Stoploss ) sebesar 3 usd, ya...jangan membuka posisi lagi di pair mata uang yang berbeda. Tunggu sampai posisi terbuka tersebut closed, baru melakukan transaksi lagi.

Modal Awal ditentukan Oleh Trading Plan Anda Sendiri


Bagi bpk/ibu yang belum pernah trading diforex, mungkin akan sedikit bingung. Loh..baru belajar kok sudah ketemu yang namanya trading plan. Lanjutkan membaca saja, mudah-mudah nanti ada gambaran...

Dibawah ini adalah contoh trading plan sekalisgus contoh posisi yang terbuka.

grafik harian eurusd
Grafik harian EURUSD
 
Trading plan diatas adalah sebagai berikut :
Posisi : sell atau Short ( kita mengharapkan harga bergerak turun )
Time frame : Dayli ( harian )
Lots : 0.01 ( ini adalah size transaksi yang terkecil )
Entri : 1.0933
Stoploss    : 1.1029
Target profit : 1.0774
Jarak dari harga entri ke stoploss : 96 pips ( ini adalah potensial risikonya )
Jarak dari entri ke target profit : 159 pips ( ini adalah potensial profitnya )

Mari fokus pada risiko.

Untuk transaksi khususnya di pair EURUSD dengan asumsi kita membuka account mikro, setiap pergerakan 1 pips bernilai 0.1 usd. Jadi 10 pips senilai 1 usd.

So.., berapa risiko pada posisi terbuka diatas? Lihat pada potensial risiko. Posisi terbuka diatas memiliki risiko ( stoploss ) sebesar 96 pips artinya sesuai perhitungan diatas, maka transaksi terbuka diatas memiliki risiko sebesar 9.6 usd.

Risiko disini, jika pergerakan harga pasangan EURUSD diatas tidak sesui dengan posisi kita (dalam hal ini harga bergerak naik dan sampai kena stoploss kita ), maka kita akan loss atau mengalami kerugian sebesar 9.6 usd.

Maka, sesuai contoh pada artikel ini kita memiliki modal 100 usd, mari kita hitung berapa persen risikonya terhadap modal. (9.6 usd x 100 usd): 100% = 9.6 %

Dengan demikian..

Karena kita akan melakukan trading dengan risiko tidak lebih dari 3 %. Maka dengan memiliki ekuiti ( modal ) 100 usd dan jika kita memiliki posisi terbuka seperti grafik diatas, maka memiliki risiko yang sangat besar yaitu 9.6 % ini sudah over trade. Risiko ini tidak sesuia karena kita akan trading yang baik dan relatif aman.

Lalu bagaimana??? Kalau trading plan diatas, minimal modalnya berapa?

Tetap dengan maksimal risiko 3%, maka modal paling minimalnya adalah (9.6 usd X 100):3 = 320 usd. Dengan catatan :
Size lotsnya hanya 0.01 tidak boleh lebih.
Hanya membuka 1 posisi terbuka saja.

Ah saya cuma punya 100 usd saja, apakah bisa trading diforex?

Mari kita lihat, jika kita transaksi di time frame yang lebih rendah yaitu di H 1, dengan modal 100 usd tadi.

Dibawah ini adalah contoh trading plan sekalisgus contoh posisi yang terbuka di time frame H 1 ( 1 jam-an ).
 
grafik h 1 usdchf
Grafik H 1 USDCHF

Trading plan diatasa adalah sebagai berikut :
Posisi : sell atau Short ( kita mengharapkan harga bergerak turun )
Time frame : H 1 ( 1 jam-an )
Lots : 0.01 ( ini adalah size transaksi yang terkecil )
Entri : 0.9725
Stoploss        : 0.9734
Target profit : 0.9703
Jarak dari harga entri ke stoploss : 9 pips ( ini adalah potensial risikonya )
Jarak dari entri ke target profit : 22 pips ( ini adalah potensial profitnya )
Setiap pergerakan 1 pips = 0.1 usd

Risikonya adalah 9 pips x 0.1 usd = 0.9 usd, ini sama dengan 0.9 % dari modal. Dan potensial keuntungan 2.2 usd atau 2.2 %.

Sehingga kita bisa memiliki 3 posisi terbuka dengan trading plan seperti diatas atau mirip-miriplah. Karena kita kan trading dengan maksimal risiko 3% dari modal.

Dengan demikian, modal 100 usd kita bisa trading diforex dengan baik dan relatif aman ditime frame H1 atau lebih rendah.

Sekarang!! Pertanyaannya adalah??

Apakah sesuai dengan waktu dan tenaga yang kita keluarkan setiap hari? Melihat potensial profitnya hanya 2.2 usd.

Jawabannya adalah kembali ke bpk/ibu.

Untuk belajar dan pemula agar merasakan gimana rasanya trading menggunakan real money, sah sah saja.

Asal jangan merasa apa yang kita lakukan “gk worth it” aja.

Karena pada dasarnya, seorang trader melihat jumlah uangnya bukan persentasenya. Padahal, transaksi yang dilakukan sudah sesuai trading plannya. Karena melihat jumlah uangnya yang”sedikit” atau “kecil” maka dikemudian hari merasa tidak puas sehingga merubah trading plannya.

Misalnya dengan merubah jumlah lots yang ditransaksinya ke yang lebih besar, sehingga tanpa sadar menjadi over trader.

Over trader inilah yang berpotensi menghancurkan account trader itu.

Disini, penting sekali menjaga psikologi atau mind set kita. Dengan modal yang sepadan terhadap apa yang kita lakukan, kita bisa menjaga dan tetap konsisten terhadap trading plan atau rencana trading kita.

Kembali ke pokok bahasan ya..

Bisa saya sampaikan disini. Dengan berdasarkan trading plan pertama ( trading plan di eurusd grafik harian ) modal yang dibutuhkan sebesar kurang lebih 900 usd.

Dengan modal sebesar itu, kita bisa trading lebih fleksibel. Mau di time harian, 4 jam-an atau bahkan trading di time frame 1 jam-an dengan berpatokan risiko tidak lebih dari 3% dari modal. Dan hasilnya bisa membuat kita semangat untuk pemula.

Penting..!!!

Untuk bpk/ibu yang memang benar-benar baru di dunia forex, sangat penting memahami apa itu management trading, trading plan, psikologi trading dll.

Jika berniat berlatih dahulu di account demo, usahakan menggunkan jumlah dana sebesar dana yang akan digunakan pada saat trading real account.

Mudah-mudahan artikel diatas bisa menjawab pertanyaan bpk/ibu mengenai modal awal yang dibutuhkan trading forex.

Jika masih ada yang belum paham, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini. Akan saya jawab secepat mungkin.

03 Mei 2020

Penjelasan Lengkap Pola Reversal Bullish Engulfing

Penjelasan lengkap bulllish engulfing

Pola bullish engulfing merupakan chart pattern yang sangat populer dan familiar dikalangan trader saham maupun forex. Banyak trader yang menaruh perhatian pada pola ini, untuk mengidentifikasi pembalikan harga saham ataupun harga pair mata uang.

Pada kesempatan ini, saya akan fokus membahan bullish engulfing pada pasar saham, sebenarnya sama aja dalam pasar forex, hanya saja penggunaanya saja yang berbeda.

Apa Sebenarnya Bullish Engulfing Chart Pattern??

Bullish engulfing adalah sinyal awal pola pembalik harga sebuah saham, yang terjadi antara 2 candle yang didahului oleh tren turun yang kuat. Secara sederhana bulish engulfing terjadi jika candle kedua dibuka lebih rendah dari harga penutupan candle pertama, dan ditutup dengan harga yang lebih tinggi dari pembukaan candle sebelumnya. ( Lihat Gambar diatas )

Syarat Bullish Engulfing yangt Benar

  1. Terjadi setelah tren turun yang kuat ( strong downtren )
  2. Didahului small candle ( spred kecil ). Lihat candle 1
  3. Pada candle kedua, pembukaan harga lebih rendah dari penutupan candle pertama.
  4. Ditutup jauh lebih tinggi dari harga pembukaan candle pertama
  5. Di candle kedua, memiliki sadow/wick/bayangan candle yang kecil.

Lalu informasi apa yang bisa kita dapat dari pola bullish engulfing??

  1.  Merupakan sinyal awal harga akan berbalik arah ( early reversal pattern )
  2. Telah hilangnya tekanan jual ( lossing selling momentum )
  3. Buying pressure meningkat
  4. Biasanya terjadi akumulasi.

Pertanyaanya sekarang, dimana atau kapan saat yang tepat untuk entri??

Jika bapak/ibu seoraang trader yang konservatif, bisa masuk menunggu konfirmasi candle berikutnya. bila terbentuk candle hijau (naik) maka masuk saat sesi kedua menjelang penutupan

Dan bapak/ibu trader yang take risk atau profil risikonya lebih besar, bisa langsung masuk saat sesi 2 akan berakhir atau saat pembukaan esok harinya.

Dan jangan lupa bapak/ibu, lihat volume transaksinya ya. Volume transaksi harus diatas rata-rata sebagai validasi.

Saya sendiri memilih cara yang terakhir, karena potensial profitnya lebih besar walaupun risikonya juga lebih besar. Yang penting masuk sesuai money management yang benar.

Contoh trading plan yang menggunakan bullish engulfing saat saya masuk ke saham jasa marga

Silahkan tonton video dibawah ini tentang bullish engulfing



26 Maret 2020

Cara Simpel dan Mudah Mengetahui Tren yang Berkelanjutan ( Trend Continuation ) pada trading Forex


Analisa teknikal forex audusd
Jika kita mebicarakan pasar keuangan tentu tak lepas dari dunia investasi. Investasi sendiri melibatkan investor, baik investor institus ( perusahaan, fund manager, dll ) maupun investor ritail atau perorangan. Dan juga trader itu sendiri. Sebagai seorang trader baik pemula maupun yang sudah profesional di pasar forex maupun pasar saham, tentu tidak asing lagi yang namanya teknikal analisis.

Teknikal analisis adalah kegiatan yang mengamati atau menganalisa dari pergerakan suatu harga untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga tersebut, baik di pasar saham maupun di pasar forex.

Kali ini, saya akan sharing bagaimana cara mengetahui tren pergerakan harga pada pasar forex, apakah harga tersebut akan berkelanjutan meneruskan tren atau akan berbalik arah dengan menggukan tren line.  Seperti pada gambar dibawah ini.

Analisa Teknikal Grafik pair AUDUSD 4 jam
Grafik Pair AUDUSD 4 Jam | Chart : id.investing.com | klik perbesar

Berdasarkan pada grafik pair mata uang AUDJPY diatas yang merupakan grafik per hari ini ( 26 Maret 2020 ), kemungkinan harga akan bergerak naik. Terbentuknya candle "hammer" yang merupakan sinyal awal reversal dari koreksi tren. Bila candle berikutnya ( setelah hammer ) ditutup hijau, makan terkonfirmasi bahwa harga akan pullback naik pertanda berakhirnya periode koreksi.

Meskipun tidak ada yang pasti, pola-pola sperti ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Coba perhatikan pola pada poin "C". Sebelum harga balik arah, ditandai dengan terbentuknya "doji candle". Doji dan hammer adalah pattern pembalih arah dari tren sebelumnya.

Lalu dimana kita bisa melakukan open posisi sesuai grafik diatas??

Jika temen-temen merupakan trader yang take risk, bisa open posisi 5-10 pips diatas support ( satu candle closed setelah candle hammer ) atu istilahnya ( buy on support ).

Jika temen-temen menganut breakout trader, maka open posisi stelah harga break resistance ( kotak hijau ).

Kalau saya lebih memilih buy on support. Karena dalam hal ini telah terjadi resistance become support kencenderungan sinyal lebih valid.

09 November 2019

Bagaimana Cara Menggunakan Indikator ATR Untuk Trading Forex?

Cara menggunakan indikator ATR
Untuk bisa sukses ditrading mata uang atau trading forex adalah magaimana kita bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian. Salah satu cara untuk mengukur seberapa besar potensial profit yang kita dapatkan dan sebesara besar kita menetapkan potensial kerugian yang mungkin kita terima adalah dengan bantuan yang namanya indikator.

ATR atau Average True Range bisa membantu kita dalam menentukan hal tersebut diatas. Pada artikel ini, kita akan sama sama belajar 2 hal dalam trading foerex menggunakan indicator ATR ini, Yaitu :
1. Bagaimana cara menggunakan ATR untuk menentukan Stop Loss
2. Bagaimana cara menggunakan ATR untuk menentukan Target Profit
Sebelum kita melanjutkan pembahasan 2 hal diatas, alangkah baiknya mengetahui terlebih dulu apa itu indicator ATR. Yukkk kita mulai. Jreng jeng..

Apa itu indicator ATR??

Secara sederha, indicator ATR ini mengukur perubahan harga atau volatilitas sebuah pasar. Average true range adalah sebuah indicator yang universal, artinya bisa digunakan di pasar forex, saham maupun di komuditi.

ATR mengukur perubahan harga dalam poin atau PIPS, karena kita sedang membicarakan ATR dalam pasar forex. Kalau dalam pasar saham, misalnya pasar sahan Indonesia, ya ATR mengukur perubahan harga dalam rupiah. Saat kita trading, hanya melihat harga terakhir aja tidak cukup untuk data, maka dengan indicator ATR ini,  kita bisa tahu berapa rata-rata pergerakan harga dari harga tertinggi ke terendah dalam jangka waktu tertentu. Secara default, settingan ATR adalah 14. Jika teman-teman biasa trading forex menggunakan time frame harian, berarti indicator ATR ini menunjukan rata-rata pergerakan harga di 14 hari terakhir. Kalau 1 jam ya 14 jam terakhir.
Cara Menggunakan Indikator ATR
Value Indikator ATR
Pada gambar diatas, grafik pasangan mata uang EURUSD time frame 1 jam ( 60 menit ). Teman-teman lihat angka 17 ( tanda panah merah ), berarti range pergerakan harga selama 14 jam terakhir adalah 17 poin atau pips.

Lalu apa artinya??

Saya menggunaka ATR untuk menentukan level stop loss. Biasanya saya pasang stop loss itu 2x ATR. Missal kita gunakan angka diata, 17, maka, saya pasang stop loss di 34 pips. Target profitnya berapa?  2x stop loss yaitu diangka 64 pips. Karena saya memiliki rencana trading minimal 2 : 1 ( dua banding satu ).

© Copyright 2019 Dokter Trader | All Right Reserved